Berdialog Dengan Tembok

Di sudut kamar kosan ini
Gitarku bersandar pada cat yang pudar
Laba-laba diatasnya melambai mesra
Ya… mereka menyapaku dalam tawa

Bidang datar tembok tanpa gambar
Kadang ku jadikan teman
Kala paras paras manusia penuh drama
Satupun tak mampu kokohkan hatinya

Tak seperti beton tembok ini
Yang dibalut kenangan…
Yang diratap khayalan…
Yang disekap dinginnya malam…

Aku…
Ingin sekali lagi…
Berdialog bersama tembok pagi ini

Bercerita tentang putih abu-abu
Berteriak soal gumam dan gerutu
Bercengkrama akan alfa dan omega
Berdebat perihal theis dan nabinya

Advertisements